0
Dewi Persik Anggap Abu Bakar Sudah

Dewi Persik (Rachman/detikHOT)
Jakarta - Dewi Persik masih merasa kesal akibat ulah pengusaha asal Kalimantan, Abu Bakar yang sesumbar akan menikahinya. Depe menilai kelakuan pengusaha itu sudah keterlaluan.
Pemilik nama lengkap Dewi Murya Agung itu menjelaskan, semua itu berawal ketika dirinya memenuhi undangan Abu Bakar untuk tampil di Kalimantan. Tapi, belakangan ia merasa undangan itu telah disalahgunakan oleh sang pengusaha.
"Kronologinya, aku diundang untuk show di Jenebora dan ternyata Pak AB (Abu Bakar) sudah menyediakan media infotainment dan internet tanpa sepengetahuan kita," ungkapnya kepada detikHOT, Senin (7/1/2013).
"Kemudian aku dapat hadiah berupa gelang, katanya hadiah ultah, tapi itu pun ada media infotainment," tambahnya.
"Terus setelah aku sampai Jakarta, tiba-tiba ada berita yang aku lihat sendiri bahwa aku calon istrinya dan sepakat untuk di KUA. Dari situ keluarga besarku tersinggung karena ini fitnah," sambungnya panjang-lebar.
Bintang film 'Arwah Goyang Jupe Depe' itu mengaku sangat kecewa dengan perilaku Abu Bakar. Apalagi melihat sang pengusaha hanya mengejar sensasi belaka.
"Sudah sangat keterlaluan sekali soalnya. Ini menyangkut nama baik keluarga besarku," tandasnya.
0
Dewi Persik Anggap Abu Bakar Sudah Keterlaluan
Fakhmi Kurniawan - detikhot
Selasa, 08/01/2013 07:25 WIB

Dewi Persik (Rachman/detikHOT)
Jakarta - Dewi Persik masih merasa kesal akibat ulah pengusaha asal Kalimantan, Abu Bakar yang sesumbar akan menikahinya. Depe menilai kelakuan pengusaha itu sudah keterlaluan.
Pemilik nama lengkap Dewi Murya Agung itu menjelaskan, semua itu berawal ketika dirinya memenuhi undangan Abu Bakar untuk tampil di Kalimantan. Tapi, belakangan ia merasa undangan itu telah disalahgunakan oleh sang pengusaha.
"Kronologinya, aku diundang untuk show di Jenebora dan ternyata Pak AB (Abu Bakar) sudah menyediakan media infotainment dan internet tanpa sepengetahuan kita," ungkapnya kepada detikHOT, Senin (7/1/2013).
"Kemudian aku dapat hadiah berupa gelang, katanya hadiah ultah, tapi itu pun ada media infotainment," tambahnya.
"Terus setelah aku sampai Jakarta, tiba-tiba ada berita yang aku lihat sendiri bahwa aku calon istrinya dan sepakat untuk di KUA. Dari situ keluarga besarku tersinggung karena ini fitnah," sambungnya panjang-lebar.
Bintang film 'Arwah Goyang Jupe Depe' itu mengaku sangat kecewa dengan perilaku Abu Bakar. Apalagi melihat sang pengusaha hanya mengejar sensasi belaka.
"Sudah sangat keterlaluan sekali soalnya. Ini menyangkut nama baik keluarga besarku," tandasnya.
0
Stockholm - Warga Swedia heboh karena sebuah tayangan berita. Bukan isi beritanya yang membuat geger. Namun tayangan video porno yang terlihat di komputer belakang penyiar berita.
Saat itu, sang reporter TV4 Swedia, Anna Bouvin sedang diminta oleh penyiar untuk menggambarkan situasi iklim politik yang memanas di Suriah akibat perang. Di belakang penyiar tersebut sepertinya adalah sebuah ruangan redaksi yang ada beberapa komputer.
Namun salah satu komputer itu ternyata sedang memutar adegan 'panas'. Dan kejadian ini pun berlangsung sekitar 10 menit sebelum akhirnya diketahui oleh kru di studio.
"Saya pikir saya salah lihat, tapi semakin jelas ketika melihat bagaimana tayangan itu bergerak. Yang menjadi pertanyaan, mengapa mereka (kru) tidak melihat itu lebih cepat," tutur salah satu penonton kepada koran lokal Swedia seperti dikutip dari
Daily Mail, Selasa (8/1/2013).
Pihak perusahaan sendiri membantah jika ada orang yang menonton video itu saat berita sedang ditayangkan. "Tidak ada yang duduk di sana menonton film," kata Managing Editor TV4News, Andreas Haglind.
Andreas menduga ada seseorang yang sengaja menayangkan video itu untuk merusak reputasi stasiun televisi ini. Ia memastikan tidak akan ada lagi kejadian seperti itu.
"Kami mematikannya sesegera mungkin. Seharusnya tidak terjadi dan tidak akan terjadi lagi," tegasnya.
0
Jakarta - Pemerintah Kota Lhokseumawe telah mengeluarkan surat edaran larangan mengangkang bagi perempuan saat dibonceng sepeda motor. Pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengevaluasi dan mengawal aturan tersebut sebelum menjadi Peraturan Daerah (Perda).
"Kita lihat dulu. Kita akan evaluasi dan kawal peraturan tersebut, karena belum jadi Perda," ujar Juru Bicara Kemendagri Reydonnyzar Moenek saat berbincang dengan detikcom, Senin (7/1/2013) malam.
Donny mengatakan, masih terlalu dini untuk menilai apakah aturan tersebut laik diterapkan atau tidak. Sebab aturan tersebut baru berupa imbauan.
"Terlalu dini kalau kita langsung memberikan penilaian. Ini baru berupa imbauan, belum masuk dalam Rencana Peraturan Daerah (Raperda), masih dalam tahapan pengujian atau evaluasi," terangnya.
Donny juga menjelaskan, meski Aceh merupakan daerah istimewa dan berhak membuat aturan sesuai dengan keistimewaan daerahnya, Kemendagri akan tetap menghormatinya.
"Ya kita harus menghormati keistimewaan suatu daerah. Mungkin di sana itu khas dengan islaminya, ya kita hormati," katanya.
0
Jakarta - Pemerintah Kota Lhokseumawe telah mengeluarkan surat edaran larangan mengangkang bagi perempuan saat dibonceng sepeda motor. Pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengevaluasi dan mengawal aturan tersebut sebelum menjadi Peraturan Daerah (Perda).
"Kita lihat dulu. Kita akan evaluasi dan kawal peraturan tersebut, karena belum jadi Perda," ujar Juru Bicara Kemendagri Reydonnyzar Moenek saat berbincang dengan detikcom, Senin (7/1/2013) malam.
Donny mengatakan, masih terlalu dini untuk menilai apakah aturan tersebut laik diterapkan atau tidak. Sebab aturan tersebut baru berupa imbauan.
"Terlalu dini kalau kita langsung memberikan penilaian. Ini baru berupa imbauan, belum masuk dalam Rencana Peraturan Daerah (Raperda), masih dalam tahapan pengujian atau evaluasi," terangnya.
Donny juga menjelaskan, meski Aceh merupakan daerah istimewa dan berhak membuat aturan sesuai dengan keistimewaan daerahnya, Kemendagri akan tetap menghormatinya.
"Ya kita harus menghormati keistimewaan suatu daerah. Mungkin di sana itu khas dengan islaminya, ya kita hormati," katanya.
0
Jakarta - Pemerintah Kota Lhokseumawe telah mengeluarkan surat edaran larangan mengangkang bagi perempuan saat dibonceng sepeda motor. Pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengevaluasi dan mengawal aturan tersebut sebelum menjadi Peraturan Daerah (Perda).
"Kita lihat dulu. Kita akan evaluasi dan kawal peraturan tersebut, karena belum jadi Perda," ujar Juru Bicara Kemendagri Reydonnyzar Moenek saat berbincang dengan detikcom, Senin (7/1/2013) malam.
Donny mengatakan, masih terlalu dini untuk menilai apakah aturan tersebut laik diterapkan atau tidak. Sebab aturan tersebut baru berupa imbauan.
"Terlalu dini kalau kita langsung memberikan penilaian. Ini baru berupa imbauan, belum masuk dalam Rencana Peraturan Daerah (Raperda), masih dalam tahapan pengujian atau evaluasi," terangnya.
Donny juga menjelaskan, meski Aceh merupakan daerah istimewa dan berhak membuat aturan sesuai dengan keistimewaan daerahnya, Kemendagri akan tetap menghormatinya.
"Ya kita harus menghormati keistimewaan suatu daerah. Mungkin di sana itu khas dengan islaminya, ya kita hormati," katanya.
0
Kemendagri Akan Evaluasi Aturan Dilarang Ngangkang
Jakarta - Pemerintah Kota Lhokseumawe telah mengeluarkan surat edaran larangan mengangkang bagi perempuan saat dibonceng sepeda motor. Pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengevaluasi dan mengawal aturan tersebut sebelum menjadi Peraturan Daerah (Perda).
"Kita lihat dulu. Kita akan evaluasi dan kawal peraturan tersebut, karena belum jadi Perda," ujar Juru Bicara Kemendagri Reydonnyzar Moenek saat berbincang dengan detikcom, Senin (7/1/2013) malam.
Donny mengatakan, masih terlalu dini untuk menilai apakah aturan tersebut laik diterapkan atau tidak. Sebab aturan tersebut baru berupa imbauan.
"Terlalu dini kalau kita langsung memberikan penilaian. Ini baru berupa imbauan, belum masuk dalam Rencana Peraturan Daerah (Raperda), masih dalam tahapan pengujian atau evaluasi," terangnya.
Donny juga menjelaskan, meski Aceh merupakan daerah istimewa dan berhak membuat aturan sesuai dengan keistimewaan daerahnya, Kemendagri akan tetap menghormatinya.
"Ya kita harus menghormati keistimewaan suatu daerah. Mungkin di sana itu khas dengan islaminya, ya kita hormati," katanya.