Salin link untuk situs XXX

http://panimboxxx.blogspot.com/

KPK Juga Blokir Rekening Milik Istri & Anak Andi Mallarangeng

0



Jakarta - KPK telah melakukan pemblokiran kepada rekening milik Andi Mallarangeng, mantan Menpora yang menjadi tersangka kasus Hambalang. Tak hanya milik Andi saja, rekening punya anak dan istri Andi juga ikut diblokir.

"Benar, KPK juga melakukan pemblokiran terhadap rekening milik istri dan anak AAM," kata Jubir KPK Johan Budi ketika dikonfirmasi, Rabu (9/1/2013).

Namun Johan mengaku tidak tahu mengapa rekening istri dan anak Andi ikut diblokir, termasuk apakah ada kemungkinan rekening mereka teraliri aliran uang proyek Hambalang.

"Mereka keluarganya. Kewenangan pemblokiran itu ada di penyidik," ujar Johan.

Andi yang menjadi pengguna anggaran dalam kasus Hambalang telah ditetapkan sebagai tersangka bersama pejabat pembuat komitmen Deddy Kusdinar. Keduanya dijerat dengan pasal penyalahgunaan wewenang dalam proyek Hambalang.

Meski Terus Ditembaki, Baron 'Si Monyet Ngamuk' Palmerah Masih Bebas

0



Warga Berburu Baron
Jakarta - Baron, monyet yang menyerang warga di Palmerah, Jakarta Barat, terus ditembaki warga dengan senapan angin. Namun hingga sore tadi, monyet itu belum bisa tertangkap.

"Sampai sore tadi belum tertangkap, tapi warga masih pada bawa senjata buat nembakin, cuman nggak kena-kena," kata Sudarno, aktivis dari Jakarta Animal Aid Network (JAAN), yang ikut membantu perburuan di lokasi, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (9/1/2013).

Menurut Sudarno, kondisi Baron memang sempat limbung setelah terkena obat bius dan peluru mimis dari warga tadi pagi. Namun siang hingga sore, monyet itu tetap bisa lolos dari kejaran warga dan perangkap yang sudah disiapkan tim JAAN.

"Malah makin sore, makin agresif, karena dia merasa terancam dengan tembakan warga. Harusnya nggak ditembakin," terangnya.

Tim dari JAAN pun memutuskan untuk menyudahi upaya penangkapan pada hari ini. Pihaknya sudah tak bisa menahan laju warga yang ingin menembaki Baron.

"Sekarang kita sudahi dulu, besok kita datang lagi. Mudah-mudahan bisa tertangkap hidup," harapnya.

Monyet yang diberi nama Baron itu lepas dari rantai pemiliknya sejak Selasa pekan lalu. Sudin Peternakan Jakbar memastikan ada dua warga yang diserang monyet milik pria bernama Iwan itu.

Sejumlah warga, petugas Sudin Peternakan, Kepolisian, hingga aktivis pecinta binatang sudah berusaha menangkap Baron dengan berbagai cara, termasuk dengan mendatangkan monyet betina bernama Siti untuk memancing Baron. Namun tak kunjung berhasil.

Air Setinggi 30-50 Cm Genangi Rumah di Rawajati

0



Ilustrasi/Banjir di Rawajati
Jakarta - Hujan mengguyur Jakarta seharian. Malam ini sebanyak 10 rumah di RW 7 Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jaksel terendam banjir setinggi 30-50 sentimeter. 

"Ada kurang lebih 10 rumah dengan ketinggian air 30-50 sentimeter," kata Wakil Camat Pancoran, Johan Tarumajaya saat dihubungi detikcom pukul 22.00 WIB, Rabu (9/1/2013).

Berdasarkan informasi yang diterima Johan, saat ini ketinggian air di Bendungan Katulampa Bogor turun menjadi 100 sentimeter mendekati batas normal 80 sentimeter. Laporan ini diterima Johan sekitar pukul 21.00 WIB.

"Kita masih memantau kondisi di Puncak dan Katulampa karena di sana sudah hujan rintik-rintik saja," sambungnya.

Kendati begitu, Johan memperkirakan air kiriman dari Bogor akan datang Kamis (10/1) dini hari. "Akan ada penambahan ketinggian air di Rawajati, tapi kita berharap 3 jam setelahnya turun kembali karena limpahan air dari Bogor berkurang lantaran hujan tidak lagi deras," imbuh dia.

Atasi Banjir Jakarta, Waduk Baru Bakal Dibangun di Ciawi

2


Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berencana membangun waduk di wilayah Ciawi, Jawa Barat, sebagai salah satu upaya untuk mengatasi banjir Jakarta. Pembangunan ini diyakini akan mengurangi debit air di Sungai Ciliwung.

"Waduk Ciawi, itu sudah ada perencanannya di Kementerian PU. Itu untuk menangani kali Ciliwung," ungkap Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto di kantornya, Jakarta, Rabu (9/1/2013).

Awalnya, tambah Djoko, pemerintah tidak memprioritaskan pembangunan waduk ini karena dinilai memiliki kapasitas yang terlalu kecil untuk penanganan banjir di DKI Jakarta. Saat ini pemerintah pusat kembali membuat program pembangunan waduk ini untuk memenuhi kebutuhan air baku.

"Beberapa waktu lalu itu kita singkirkan, karena dalam rangka penanganan banjir itu terlalu kecil, prioritasnya kami belakangkan. Nah karena sekarang kebutuhan air baku, kita programkan kembali," jelasnya.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Muhammad Hasan mengatakan, kebutuhan biaya untuk membangun waduk ini terhitung cukup besar, kendati dirinya enggan menyebut besaran pastinya.

"Yang pasti mahal, terutama tanah. Ada perhitungan sementara tetapi saya tidak berani menyebutkan. Saya nggak berani ekspos," kata Hasan.

Dikatakan Hasan, saat ini proyek pembangunan waduk ini masih dalam tahap pengkajian. Kajian yang akan dilakukan itu diperkirakan membutuhkan waktu hingga satu tahun, karena masih harus disusun Detail Engineering Design-nya serta proses pembangunannya.

"Nanti kami dari Pekerjaan Umum yang bangun waduk ini, tidak perlu diberikan ke swasta," tegas Hasan.

Kebakaran di WTC Mangga Dua Berasal dari Tempat Spa

0



Ilustrasi/detikcom
Jakarta - Api yang berkobar di lantai 12 WTC Mangga Dua, Jalan Gunung Sahari, Jakut berhasil dipadamkan. Api berasal dari tempat spa yang berada di lantai 12 tersebut.

"Apinya dari ruang sauna, tempat spa. Itu diduga dari pemanas yang korslet," kata Kasudin Pemadam Kebakaran Jakut, Nurdin Silalahi saat dihubungi detikcom, Rabu (9/12/2013) malam.

Nurdin menjelaskan, kobaran api diketahui sekitar pukul 20.25 WIB. Petugas saat ini sudah berhasil memadamkan api. "Api sudah bisa dilokalisir, tidak merambat ke tempat lain," ujarnya. 

Untuk memadamkan api, Sudin Damkar Jakut menerjunkan 7 unit mobil pemadam. Satu mobil pemadam tambahan didatangkan dari Sudin Jakpus. "Sekarang lagi proses pendinginan," sebut Nurdin.

Tidak ada korban akibat kebakaran ini. Namun kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.

Lolos Jadi Partai Peserta Pemilu, Demokrat Undang Artis Jadi Caleg

0



Jakarta - Partai Demokrat lolos verifikasi dan menjadi peserta Pemilu 2014. Setelah dipastikan lolos, Partai Demokrat akan mulai fokus untuk penjaringan caleg. Mulai dari tokoh adat, masyarakat hingga kalangan artis akan diundang untuk menjadi caleg.

Ketua DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati, mengatakan pihaknya akan segera melakukan rekrutmen caleg di seluruh tingkatan legislatif. Mulai dari DPR pusat hingga tingkat kabupaten.

"Tentu mengajak kalangan lain dari nonkader Demokrat mendaftar sebagai caleg di setiap tingkatan. Apakah itu masyarakat, tokoh adat, agama, artis juga silakan. Tentu kita membuka diri karena Partai Demokrat itu partai terbuka," kata Andi di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2012) subuh.

Demokrat sendiri pada dasarnya sudah yakin lolos proses verifikasi. Sebelum proses ini berlangsung, DPP sudah mewanti-wanti agar setiap DPD memonitor hingga tingkat kabupaten.

"Meskipun begitu kita tetap menunggu keputusan KPU karena kita kan tidak tahu apa di tempat lain yang bisa soal. Tapi Alhamdulilah Partai Demokrat memenuhi syarat dan lolos," tandasnya.

Rasyid Rajasa Dirawat di Ruang VIP RS Polri Kramatjati

0


Jakarta - Rasyid Amrullah Rajasa (22) tersangka tabrakan antara BMW X5 dengan Daihatsu Luxio 1 Januari 2013 lalu, jatuh pingsan dan langsung dilarikan ke RS Polri Dr. Soekanto, Kramatjati usai menjalani pemeriksaan di Ditlantas Polda Metro Jaya. Rasyid langsung dirawat di ruang VIP rumah sakit ini.

Pantauan detikcom, Senin (7/1/2013), Rasyid tiba di RS Polri pukul 19.30 WIB dalam keadaan pingsan dengan kawalan petugas kepolisan dan kuasa hukum Rasyid, Riri Purba Dewi. Begitu tiba, Rasyid langsung dibawa ke ruang Unit Gawat Darurat (UGD) untuk mendapatan perawatan medis.

Usai mendapatkan perawatan di UGD, Rasyid yang tampak mengenakan kemeja putih dengan selimut warna putih langsung dipindahkan ke ruang VIP menggunakan tempat tidur dorong dengan kawalan enam orang. Kondisi Rasyid tampak terbaring lemah dengan jarum infus di tangan kirinya dan alat bantuan pernafasan di hidungnya.

Rasyid dirawat di ruang VIP Dr. Soewarno nomor 001. Pintu utama ruang tersebut tampak tertutup.

Pages - Menu