Ketika Bumi Terbakar di Lemongan TERHEBOH

0

 
LUMAJANG, Laskar Hijau, organisasi kerelawanan untuk konservasi, memperingati Hari Bumi di kaki Gunung Lemongan, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (22/4/2012). Sebuah adegan teatrikal disajikan dengan menceritakan dampak dari kepongahan dan kerakusan sebagian umat manusia menyebabkan bumi yang ditinggali umat manusia itu sendiri akhirnya terbakar habis.
Kampanye teatrikal penyelamatan bumi itu digelar di akhir Jambore Keadilan Iklim, yang diikuti beberapa lembaga di Lumajang, Jawa Timur, sejak Sabtu (21/4/2012) di Wisata Ranu Lemongan atau Ranu Klakah, Desa Tegalrandu, Lemongan, Lumajang.
Dalam kampanye itu, tujuh orang pemain teater yang tubuhnya dibalut dengan perban yang penuh dengan bercak-bercak darah mengusung bola dunia ukuran raksasa. "Bola itu melambangkan Bumi yang kita tinggali itu sedang sakit," kata Koordinator Laskar Hijau, A'ak Abdullah Al-Kudus, Senin (23/4/2012) malam.
Bola Dunia tersebut diusung mulai dari Ranu Lemongan hingga Stadion Klakah berjarak sekitar dua kilometer. Ada sekelompok peserta yang memunguti sampah di sepanjang jalan menuju stadion tersebut, akan tetapi ada juga yang mencabuti paku-paku di pohon, bekas baliho atau poster yang dipampang dengan cara memaku pohon-pohon di pinggiran jalan. Di ujung perjalanan, Bola Dunia itu dibakar sebagai bukti kerakusan dan kepongahan sebagian umat manusia.
Selain aksi teaterikal, peserta juga membagikan bibit pohon kepada masyarakat di sepanjang jalan selama aksi teatrikal tersebut. Bibit pohon yang diberikan di antaranya durian, nangka, dan manggis, sebanyak 500 batang.